Pengertian Kesempatan Kerja
Kesempatan kerja adalah suatu keadaan yang menggambarkan jumlah penduduk yang dapat diserap dalam permintaan tenaga kerja atau titik keseimbangan antara permintaan dengan penawaran tenaga kerja. Dengan kata lain, kesempatan kerja adalah banyaknya lapangan pekerjaan yang tersedia untuk menyerap angkatan kerja yang ada.
Pengertian Tenaga Kerja dan Bukan Angkatan kerja
Tenaga kerja merupakan penduduk yang sedang bekerja atau yang sedang mencari pekerjaan dan yang melakukan kegiatan-kegiatan lain seperti bersekolah dan mengurus rumah tangga. Tenaga kerja merupakan penduduk yang berada pada usia kerja (beruurantara 15-55 tahun).
Para bukan angkatan kerja adalah orang yang bersekolah serta orang yang mengurus rumah tangga. Walaupun mereka tidak bekerja tetapi dianggap secara fisik mampu dan sewaktu-waktu dapat ikut bekerja.
Tingkat partisipasi angkatan kerja
Selain tingkat pengangguran, dalam dunia ketenagakerjaan sering pula digunakan indikator lain yaitu Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK). Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) adalah angka yang menunjukkan besarnya angkatan kerja dibandingkan dengan tenaga kerja (penduduk usia kerja). Untuk menghitung TPAK digunakan formula berikut ini.
Tinggi rendahnya TPAK sangat dipengaruhi oleh berbagai hal, seperti umur, jenis kelamin, dan pendidikan. Dari sisi usia, TPAK penduduk usia muda biasanya rendah karena pada masa-masa tersebut pada umumnya mereka masih sekolah dan merasa belum punya kewajban untuk mencari nafkah. Dari sisi jenis kelamin, biasanya TPAK wanita lebih rendah dibandingkan dengan TPAK pria.
Hal ini erat kaitannya dengan sistem nilai yang dianut oleh masyarakat, yaitu yang mempunyai kewajiban untuk mencari nafkah adalah pria. Dari sisi pendidikan, pada umumnya penduduk
yang berpendidikan rendah mempunyai TPAK lebih tinggi dari kelompok lain. Hal ini karena penduduk yang berpendidikan rendah tidak memilih-milih jenis pekerjaan yang akan dimasukinya. Angka TPAK juga dapat dijadikan indikator tingkat kesulitan untuk mendapatkan pekerjaan. Angka TPAK yang rendah menunjukkan kecilnya kesempatan kerja yang tersedia bagi penduduk usia kerja. Sebaliknya, angka TPAK yang tinggi menunjukkan besarnya kesempatan kerja yang tersedia.
Pengertian pengangguran
Sulit sekali mendefinisikan pengangguran, sebagaimana halnya menentukan batasan umum tenaga
kerja. Namun, pada prinsipnya, pengangguran setengah penganggur dapat dibedakan menjadi empat kelompok berikut.
a. Penganggur yaitu orang yang termasuk angkatan kerja, tetapi tidak atau belum mendapatkan pekerjaan.
b. Orang di luar angkatan kerja, tetapi ingin atau memerlukan pekerjaan.
c. Orang yang bekerja kurang dari waktu yang diinginkan karena alasan di luar kekuasaannya.
Jika seseorang bekerja kurang dari 35 jam seminggu, ia termasuk golongan setengah penganggur
d. Orang yang bekerja kurang dari apa yang dapat dikerjakan dengan keterampilan dan pendidikan yang dimilikinya. Pengangguran semacam ini sering disebut pengangguran terdidik.
Bentuk pengangguran
a. Pengangguran friksional
Pengangguran friksional biasanya bersifat sementara, karena tenaga kerja yang bersangkutan
belum menemukan pekerjaan yang sesuai dengan bidang atau keahliannya. Pengangguran ini terjadi
sebagai akibat pindahnya seseorang dari suatu pekerjaan ke pekerjaan lain.
b. Pengangguran struktural
Pengangguran ini terjadi akibat perubahandalam struktur atau komposisi perekonomian. Misalnya, kawasan yang tadinya agraris menjadi kawasan industri. Contoh yang lain penggunaan traktor dalam sektor pertanian bagi sejumlah negara sedang berkembang akan menimbulkan banyak pengangguran di kalangan buruh tani. Perubahan-perubahan tersebut menimbulkan ketidaksiapan tenaga kerja ke bidang lain.
c. Pengangguran musiman
Pengangguran musiman ini terjadi karena pergantian musim. Sebab pekerja hanya bekerja pada musim tanam dan musim panen saja. Pengangguran musiman biasa dirasakan para petani di Pulau Jawa, maka cara mengatasi yang paling efektif yaitu dengan mengadakan proyek padat karya.
d. Pengangguran konjunktural (pengangguran siklis)
Pengangguran konjunktural terjadi karena adanya gelombang kehidupan ekonomi (konjunktur). Gelombang ekonomi (konjunktur) adalah terjadinya resesi atau kemunduran kegiatan ekonomi di skala nasional. Di masa krisis ekonomi banyak perusahaan yang mengalami kerugian dan akhirnya mengambil kebijaksanaan PHK (pemutusan hubungan kerja) terhadap karyawannya. Pada masa ini perusahaan mengalami suatu dilema.


Komentar
Posting Komentar